Mulainya cuma dari satu mesin jahit di garasi.
Tahun 2019, kami kesal karena baju lokal yang murah cepat rusak, sementara yang awet harganya nggak masuk kantong. Jadi kami beli kain sendiri, jahit sendiri, dan jual ke teman-teman kampus.
Sekarang kami punya enam penjahit tetap di Cigondewah. Semua kain berasal dari supplier yang kami kunjungi langsung, dan setiap potong baju lewat dua kali pengecekan sebelum dikirim ke kamu.